1.Pasar Bubrah
Penduduk yakin bahwa Gunung Merapi selain dihuni oleh manusia juga dihuni oleh makhluk-makhluk lainnya yang mereka sebut sebagai bangsa alus atau makhluk halus. Di bawah puncak Gunung Merapi ada daerah batuan dan pasir yang bernama 'Pasar Bubrah' yang oleh masyarakat dipercaya sebagai tempat yang sangat angker.
'Pasar Bubrah' tersebut dipercaya masyarakat sebagai pasar besar Keraton Merapi yang dihuni oleh para makhluk halus dan pada batu besar yang berserakan di daerah itu dianggap sebagai warung dan meja kursi makhluk halus.
Konon katanya para makhluk halus ini akan menampakkan diri setiap malam jumat sehingga wargaakan dapat mendengar keramaian layaknya sebuah pasar malam lengkap dengan alunan suara-suara gamelan jawa di puncak gunung ini.
2.Urban Legend Rumah Dalang-
Rumah dalang terletak di kawasan Pancur Pertamina, tepatnya di Jalan Batam. Saat ini bangunannya masih ada tapi tak terawat dan kosong. Sekitar tahun 60/70-an rumah dalang ini digunakan sebagai salah satu kantor tempat penyimpanan arsip milik Pertamina. dalang yang dimaksud adalah seorang pria yang bertugas menjadi penjaga/wakar kantor arsip tersebut. Namanya dirahasiakan.
Selain menjadi wakar, pria tersebut punya keahlian sebagai dalang. Ia adalah dalang yang cukup tenar di Balikpapan pada masanya.
Pada saat si dalang mendalang, orang-orang seperti terhipnotis dan masuk ke dalam kisah wayang yang sedang ia bawakan. Dan anehnya pula, banyak sekali yang mengaku kehilangan uang secara misterius ketika sedang menonton pertunjukan si dalang.
Ternyata si dalang telah membuat perjanjian terkutuk dengan iblis wanita tua sejenis wewe gombel dan raja tuyul. Kepada wewe gombel si dalang meminta bantuan untuk menjadikannya dalang yang hebat dan pertunjukannya mampu ‘menghipnotis’ penonton. Sebagai imbalannya, wewe gombel meminta si dalang menyerahkan jiwanya dan melarangnya pergi dari rumah tersebut.
Kepada raja tuyul, dalang meminta agar tuyul mencuri uang para penonton setiap ia melakukan pertunjukan. Sebagai imbalan, raja tuyul meminta agar dalang melayani kemauannya dan tidak menikah serta berketurunan. Dalang setuju.
Ternyata terkuaklah kenapa si dalang memilih rumah di pancur sebagai tempat bekerja dan tinggal. Karena dari gurunya, dalang diberitahu bahwa pancur adalah kawasan di Balikpapan dimana induk-induk mahluk halus berdiam.
Makin hari si dalang makin terkenal, bayarannya kian mahal. Ia punya banyak uang dan bisa beli beberapa rumah bagus. Namun si dalang tak bisa pergi dari rumah itu karena ia terikat perjanjian dengan si wewe gombel. Tak bisa nikah karena perjanjian dg tuyul.
Dari raja tuyul dalang dapat uang yang sangat banyak, meski permintaan raja tuyul makin berat: darah bayi setiap malam jumat kliwon. Makin hari dalang makin resah dengan perjanjian tersebut. Ia menyesal dan ingin melepaskan diri dari perjanjian. Ia ingin hidup normal.
Pada suatu malam dalang menantang wewe gombel dan raja tuyul untuk bertarung karena ia hendak melepaskan diri dari mereka berdua. dalang kalah.
pagi harinya ia ditemukan tewas di dalam kamarnya dalam rumah tersebut. Orang menduga ia terkena serangan jantung. Tapi roh dalang tidak ikut mati, melainkan tetap terpenjara oleh perjanjiannya kepada wewe gombel dan raja tuyul.
Sampai saat ini roh dalang tetap harus melayani wewe gombel dan raja tuyul di alam gaib, termasuk menghibur dua tuannya itu. Para pegawai kantor arsip tersebut dan penghuni rumah sekitar sering mendengar suara orang men-dalang pada malam hari. Tak hanya suara dalang, tapi juga kerap mendengar suara orang disiksa dan merintih kesakitan. Itulah suara dalang yang terpenjara.
3.Simpang Dago
Simpang Dago yang mempunyai arti “perempatan” di jalan Dago ini berada di persimpangan jalan Dipati Ukur – jalan Sumur Bandung dan jalan Dago. Simpang Dago terkenal sekali dengan banyaknya tragedi pembunuhan di tempat tersebut. Konon di simpang Dago ini sering mucul hantu perempuan yang memakai baju berwarna hitam. Perempuan itu muncul pada sore hari pas akan berkumandang adzan maghrib. Menurut cerita yang beredar, jika Anda berpapasan dengan dia; jangan melihat mukanya. Jika Anda melihat mukanya,maka perempuan itu akan mengikuti Anda sampai rumah.
4.rumah rumah dibogor banyak yang peninggalan belanda. nah, mereka juga ninggalin penghuni buat nempatin rumah itu.
sama kayak rumah saudara saya, rumah ini masih asli. belum ada perubahan berarti disana-sini.
saya ngga terlahir dengan kemampuan sixthsense atau semacamnya, tetapi tidak jarang mereka yang mungkin sengaja memperlihatkan diri.
seperti hari ini, saya baru sampai dirumah saudara saya. tidak seperti biasanya, ada beberapa anak kecil bermain didepan gerbang rumah mereka.
mereka bernyanyi lagu yang saya sendiri gatau artinya, tapi yang pasti, anak-anak itu lucu. ketika saya turun dari mobil, saya tetap memperhatikan mereka. namun ada yang aneh, semakin lama mereka semakin banyak. saya sendiri tidak melihat mereka datang, mereka tiba-tiba rame dan berisik banget. tapi yang lain kayak ga ada yang keganggu.
Disitu perasaan saya udah gaenak, saya nyoba buat ga merhatiin lagi. tapi suara mereka nyaring, disitu kepala saya pusing denger suara mereka. akhirnya saya memutuskan buat nyuruh mereka diem, anehnya pas saya balik badan, mereka udah gaada. sepi. kayak gapernah ada anak-anak.
pas saya mau pulang, di kap mobil ada 2 anak kecil lagi duduk. saya disitu sadar, saya satu-satunya yang lihat mereka. dan saya rasa mereka juga sadar kalau saya tau mereka disana.
mereka senyum sekilas lalu hilang.
satu hal.........senyum mereka lebar, terlalu lebar.
5.Rumah Ambulance, Jalan Bahureksa No. 15
Di rumah inilah terparkir ambulance tua berbalut terpal coklat yang dijadikan ide film Hantu Ambulance . Sempat muncul kejadian aneh saat shooting film ini. Ketika terpal ambulance tua itu dibuka oleh paranormal Ki Kusumo, seorang kru kerasukan dan bohlam lampu kamera pecah. Desas-desus lain yang muncul, bekas rumah kos ini merupakan tempat prostitusi. Hantu ambulance adalah alibi untuk mengelabui warga.
6.Bekas Hotel Siranda - Semarang
Bekas Hotel Siranda ini terkenal angker. Hotel ini dulu begitu terkenal pada masanya. Namun setelah terjadi pembunuhan keji di dalam hotel dulu, tempat ini mulai ditinggalkan banyak pelanggan nya, dan akhirnya bangkrut, sehingga bangunan yang megah tersebut mangkrak dan tidak terurus sampai saat ini. Gedung yang berlokasi di jl. Siranda /jl. Pahlawan ini sering terjadi penampakan hantu yang begitu menyeramkan. Teman saya pernah melihat sosok Hantu Kuntilanak dari kejauhan, tepanya pas lagi nongkrong di Jalan Pahlawan. Waktu itu dia tidak sengaja menoleh ke arah hotel siranda. tetapi dari kejauhan terlihat sosok bayangan putih di lantai atas hotel siranda. Entah pemabaca percaya atau tidak, tapi itu kejadiaan nyata. Sekarang bekas bangunan Hotel Siranda dihuni arawah gentayangan dan para pengamen jalanan.

itulah ke 66 urban legend dari indonesia dan jangan lupa tinggalkan jejak oke
nicee
BalasHapus